Friday, 27 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Harga Minyak Menguat, Pasar Siaga Iran & Data Stok AS
Wednesday, 11 February 2026 20:31 WIB | OIL |

Harga minyak menguat pada Rabu (11/2), ditopang kombinasi premi risiko geopolitik dari ketegangan AS“Iran dan sinyal permintaan Asia yang lebih solid khususnya dari India yang ikut mengurangi kekhawatiran surplus di pasar. Pelaku pasar menilai headline Timur Tengah kembali "lebih berat" dibanding sentimen negatif dari lonjakan persediaan minyak AS.

Pada pukul 09:15 GMT, Brent naik 78 sen (+1,13%) ke $69,77 per barel, sementara WTI menguat 75 sen (+1,18%) ke $64,52 per barel. Kenaikan ini memperpanjang penguatan dua hari terakhir, seiring pasar kembali memasang "risk premium" pada jalur suplai strategis di kawasan Teluk.

Dari sisi geopolitik, Teheran menyatakan pembicaraan nuklir dengan AS memberi ruang untuk mengukur keseriusan Washington dan masih ada konsensus untuk melanjutkan jalur diplomatik. Namun, optimisme itu cepat berhadapan dengan risiko eskalasi setelah muncul laporan AS mempertimbangkan opsi mengirim kapal induk kedua bila negosiasi gagal membuat pasar kembali menghitung skenario gangguan suplai dan potensi respons Iran.

Faktor pendukung lain datang dari India. Sejumlah penyuling India dilaporkan mengurangi pembelian minyak Rusia dalam konteks negosiasi dagang dengan AS yang pada gilirannya mendorong pembelian dari Timur Tengah dan Afrika Barat. Aliran permintaan ini membantu pasar menyerap barel berlebih yang sempat terlihat di akhir 2025, sehingga tekanan surplus sedikit mereda.

Di sisi fundamental AS, pasar juga menunggu data resmi persediaan dari EIA. Konsensus memperkirakan stok minyak mentah naik sekitar 800 ribu barel untuk pekan yang berakhir 6 Februari, sementara stok distilat dan bensin diperkirakan turun. Sebelumnya, API melaporkan stok minyak mentah AS melonjak 13,4 juta barel jika terkonfirmasi, ini menjadi kenaikan terbesar sejak November 2023 dan berpotensi menahan kenaikan harga jika fokus pasar beralih ke sisi suplai.

Ke depan, arah minyak akan sangat bergantung pada dua pemicu: (1) apakah headline AS “ Iran bergerak ke arah de eskalasi atau justru memperbesar risiko, dan (2) apakah data EIA mengonfirmasi lonjakan stok yang besar. Selama ketidakpastian Timur Tengah tetap tinggi, pasar cenderung mempertahankan premi risiko meski ruang volatilitas tetap terbuka bila data stok memperburuk kekhawatiran demand. (arl) [sma]

Source : Newsmaker.id

RELATED NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem...
Thursday, 12 February 2026 19:28 WIB

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini...

Tensi Iran “ AS Jaga Minyak Di Jalur Hijau...
Tuesday, 10 February 2026 21:13 WIB

Minyak masih bertahan di zona hijau di hari Selasa (10/2), karena pasar belum berani buang "premi risiko" Timur Tengah. Per pukul 13:07 GMT (20:07 WIB), Brent naik +0,4% ke $69,32/barel, sementara WTI...

Oil Drops 1% US – Iran Talks Continue, But Threats Remain...
Monday, 9 February 2026 14:48 WIB

Oil prices fell about 1% on Monday as concerns about conflict in the Middle East eased slightly. The market calmed after the US and Iran agreed to resume talks on Tehran's nuclear program, reducing fe...

Minyak Naik, Pasar Nahan Napas Jelang AS - Iran...
Friday, 6 February 2026 20:33 WIB

Harga minyak bergerak sedikit naik dalam sesi yang bergejolak pada Jumat, ketika investor menilai arah perundingan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran. Pergerakan harga terlihat sensitif terhadap s...

Negosiasi AS “ Iran Dipastikan, Minyak Terkoreksi Tajam...
Thursday, 5 February 2026 20:27 WIB

Harga minyak kembali merosot pada hari Kamis (5/2) setelah Iran memastikan akan membuka jalur negosiasi dengan Amerika Serikat. Kepastian dialog ini menurunkan kekhawatiran pasar atas risiko serangan ...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS